Pengaruh MEA Terhadap Import China di Indonesia

Dampak MEA Terhadap Import China di Indonesia

Saat di mulainya pasar bebas antara Indonesia dan China membuat kedua negara tersebut memiliki ketahanan ekonomi dalam krisis ekonomi global yang banyak melanda negara-negara di Eropa dan Amerika, disatu sisi Indonesia kebanjiran produk asal negeri tirai bambu bahkan semua produk tidak hanya ada di toko-toko tapi disetiap rumah, terutama berada di masyarakat menengah kebawah. Sampai saat ini produk import barang dari china masih mendominasi pasar Indonesia, begitu juga eksport indonesia masih berklibat di negara tersebut. Pada tahun 2015 akan diterapkanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang menjadi pasar bebas di regional negara-negara Asean, sehingga Indonesia tidak saja menghadapi pasar bebas dengan China namun dengan negara-negara Asean, untuk itu Indonesia akan memperbaiki berbagai aspek ekonomi terutama mempersiapakan daya saing terhadap produk industri lokal, agar tidak hanya menjadi penonton tetapi menjadi aktor dalam persaingan pasar bebas di Asean. seperti dikatakan oleh menteri perdagangan dalam kabinet Jokowi yaitu Bapak Rahmat Gobel, dia menyatakan bahwa pekerjaan untuk memperbaiki produk dalam negeri harus segera di laksanakan “harus di evaluasi terlebih dulu sebelum datangnya MEA” akunya seperti di kutip oleh sanseb.com dari CNN.

Saat ini MEA akan dilakukan dan pertanyaan besar adalah bagaimana pengaruh MEA terhadap Import China, dalam persaingan perdagangan global setiap negara pasti mencipatakan ketahanan dan kestabilan ekonomi termasuk di negara-negara Asean, yang telah dicanangkannya MEA pada tahun 2007, ada beberapa yang mempengaruhi MEA terhadap gempuran produk import China di Indonesia dan yang paling nyata adalah pengurangan konsumsi  terhadap produk import barang dari china dan akan mendapat persaingan dari negara-negara Asean dan ada berbagai komuditas yang menjadi saingan, terutama produk-produk yang dimiliki oleh Singapura, Malaysia, Thailand dan negara lainya. Namun pengaruh produk china akan terus membanjiri pasar Indonesia dengan persaingan pasar bebas Asean. Harga murah menjadi keunggulan dalam persaingan yang dimiliki produk-produk China dan akan terus eksis.

Pengaruh Ekport Import China

Pengaruh Ekport Import China

Berikut ini beberapa produk import barang dari china yang mendapat ancaman oleh kebijakan MEA yang ditetapkan 2015, yaitu produk pangan, negara Asean merupakan negara lumbung pangan yang produktif , sehingga beberapa produk pangan China yang dieksport akan mendapat persaingan bahkan terancam berkurangnya permintaan  dari Indonesia. Kemudian produk otomotif yang akan mengancam, walaupun negara Asean belum menunjukan produk yang signifikan di sektor otomotif tapi beberapa negara yang mulai memiliki peralatan dan perlengkapan modern pada industrinya tentu akan mengarah di sektor tersebut terutama tiga negara yaitu  Singapur, Malaysia dan Thailand tetapi masih sulit untuk mendominasi pasar otomotif karena produk China terkenal murah namun tetap modern.

Mungkin beberapa barang China akan mendapatkan ancaman di Indonesia pada saat MEA akan diberlakukan, tapi China akan tetap menjadi negara yang selalu mendominasi produk-produk yang ada didalam negeri. Kekuatan pasar China sangat besar dan mampu untuk bersaing dengan berbagai negara dan dapat menyesuaikan secepat mungkin ketika  negara regional akan melakukan kebijakan ekonomi. pengaruh MEA terhadap import barang dari china di negara Garuda tidak berpengaruh besar namun tetap mimiliki pengaruh di berbagai sektor yang telah disebutkan pada paragraf diatas.  para importir indonesia di prediksi tidak mengalami pengurangan untuk memasok barang-barang dari China dan tetap seperti biasa pada volume importnya. Begitu juga dengan import China dengan Indonesia bahkan eksport akan mengalami peningkatan karena selain menggencarkan daya saing di Asean namun tetap akan berimbas pada eksport ke China pada beberapa produk Indonesia.

Tags:
author

Author: