Peluang Bisnis Banyuwangi Fashion

Peluang Bisnis Banyuwangi

Ketika Anda bertanya kepada Saya, apa bisnis banyuwangi yang masih prospek? Hemmm..urusan tanya peluang bisnis Banyuwangi adalah urusan kejelian dalam membaca dan menganalisa kebutuhan masyarakat Banyuwangi. Gak usah jauh-jauh deh! Urusan fashion di Banyuwangi masih cukup menjanjikan, ini adalah bisnis layaknya kebutuhan dasar manusia, sandang, pangan dan papan. Ketiga kebutuhan ini tentunya masih sangat di butuhkan di Banyuwangi, mengingat Banyuwangi saat ini adalah kota yang mempunyai perkembangan sangat pesat. Tentu selain sektor-sektor lain yang cukup menguntungkan, semisal Pariwisata, Perhotelan, Kuliner dan bisnis-bisnis penunjang lainnya semacam budidaya pertanian dan agro yang menjadi sektor andalan di Banyuwangi.

Banyuwangi adalah Kota Wisata, Tentunya Bisnis Yang Berkaitan Wisata Juga Mulai Moncer Di Kota Gandrung Ini”

Banyuwangi jika dilihat kebiasaan dan perilaku masyarakatnya belum begitu fashionable seperti Bandung, Jogjakarta dan Surabaya. Tak usah jauh-jauh, mungkin bila di sandingkan dengan Kota terdekatnya Jember, Banyuwangi masih kalah jauh dalam hal kesukaan masyarakatnya dalam berbusana. Maksudnya disini adalah trend suka berbelanja pakaian selain momen hari raya masih sangat minim di Banyuwangi. Tentunya dengan keadaan ini jika Anda jeli dan pandai memanfaatkan peluang dan ide bisnis ini adalah suatu tantangan. Ya, tantangan bagi orang yang suka bisnis adalah mengubah masalah, mengubah tantangan menjadi uang. Intinya ketika Banyuwangi belum begitu marak dan trend soal pakaian, Anda mempopulerkan disini, tentu akan menjadi uang. Jika Anda pandai mengkonversi sebuah masalah, tentu akan menjadi uang. Itu adalah ide dan filosofi bisnis yang paling sederhana. Mengubah masalah menjadi peluang, salah satunya adalah bisnis pakaian di Banyuwangi.

Bisnis Kaos Banyuwangi

Bisnis Kaos Banyuwangi

 

Masyarakat Banyuwangi belum layak dikatakan sebagai masyarakat yang suak akan mode pakaian ini adalah hal yang lumrah dan wajar, karena memang secara dominan di Banyuwangi adalah Petani, Nelayan dan bekerja di sektor perkebunan. Jadi bukan hal yang aneh jika perilaku masyarakat yang semacam itu tak begitu suka dengan model dan trend pakaian yang terbaru. Kondisi ini sebetulnya bukan berarti masyarakat Banyuwangi adalah masyarakat yang tertutup, khususnya dalam menerima budaya dari luar. Namun karena kebiasaan masyarakat Banyuwangi yang rata-rata berkebun, bercocok tanam disawah dan mengurus berbagai kegiatan yang ada di laut, tentunya seakan menjadi kebiasaan untuk membeli pakaian baru, harus hari raya, idelanya harus di hari istimewa smeisal hari raya. Namun mindset ini sebetulnya sudah mulai berkurang, terkikis dengan banyaknya didirikan mall di Banyuwangi. Jajag ada Mitra Mall, meskipun masih skala kecil, Banyuwangi Kota ada Banyuwangi Square (Giant Hypermarket), Roxy Mall, Genteng ada Kalisari Mall. Mall-mall semi modern inilah yang sebetulnya menjadikan Banyuwnagi untuk terus bangkit dan maju, khususnya dalam membaca peluang bisnis fashion.

Peluang bisnis fashion Banyuwangi saat ini sebetulnya bisa lebih berkembang dan cukup moncer! Kenapa? Dengan adanya perkembanagn wisata yang cukup gencar di Kota Gandrung ini menjadikan bisnis pakaian yang bersifat distro cepat berkembang. Lihat saja saat ini banyak pemain baru dalam bisnis fashion yang menggunakan tema kaos sablon Banyuwangi, banyak pemain jual beli kaos yang bertema Banyuwangi, bertajuk I Love Banyuwangi dan kaos-kaos limited yang bernunsa pariwisata Banyuwangi. Tentu ini adalah perkembangan yang cukup signifikan dalam model bisnis Banyuwnagi, khususnya dalam dunia fashion.

Rate this article!
Tags:
author

Author: